Tampilkan postingan dengan label #modal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #modal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Mei 2017

Lucky, Pengusaha Sukses Jam Tangan Dari Kayu



Jam Tangan dari Kayu


Pendidikan yang tinggi tidak menjamin kesuksesan. Kadangkala orang yang tidak memiliki pendidikan tinggi dapat sukses dalam kehidupan. Karena yang penting adalah sikap mau belajar, bekerja keras, kreatif, fokus dan ulet. Hal itu pula yang dialami oleh pria bernama lengkap Lucky Danna Aria yang kini menjadi pengusaha sukses di bidang pembuatan jam tangan dari kayu.

Pria yang selalu berpenampilan rapi ini sebagai perintis dalam membuat jam tangan dari bahan kayu. Ia mampu melihat setiap peluang usaha yang ada dan gigih dalam memperjuangkan usahanya. Sehingga ia sukses dalam bisnisnya tersebut. Dimana setiap bulan, ia mampu menjual sampai 500 jam tangan kayunya.

Jika ditilik ke belakang, sebelum memulai usaha jam tangan kayu merek Matoa, pria yang murah senyum ini merupakan seorang karyawan swasta. Lulusan SMAN 2 Bandung ini telah menjalani berbagai pekerjaan di sejumlah perusahaan. Namun, ia lebih banyak ditempatkan sebagai marketing. Jabatan terakhir yang disandangnya adalah Head of Marketing Communication di sebuah perusahaan kue. Sehingga ia sangat mengetahui betul ilmu tentang pemasaran.

Lucky, Pengusaha Sukses Jam Tangan Dari Kayu

Lucky, pengusaha jam tangan kayu

Selepas bekerja di sana, Lucky berwirausaha membuat jam tangan kayu. Produknya laris manis dibeli anak-anak muda di tanah air. Bahkan, jam tangannya telah masuk ke pasar negara Jepang. Strategi pemasaran jam tangan kayunya menggunakan metoda getok tular dimana sebanyak mungkin harus dibicarakan banyak orang. Ia pun menggunakan media sosial dan situs untuk memperkenalkan produknya seperti Twitter dan Instagram. Selain itu, Lucky juga berniat membuat produk lainnya dari bahan kayu seperti speaker, dasi kupu-kupu hingga ke produk furniture.


Rabu, 16 November 2016

Entrepreneurship

Entrepreneurship adalah jiwa kewirausahaan yang dibangun bertujuan untuk menjembatani antara ilmu dengan kemampuan pasar. Entrepreneurship meliputi pembangunan/ pembentukan sebuah perusahaan baru, kegiatan kewirausahaan juga merupakan kemampuan managerial yang diperlukan oleh seorang entrepreneur.


Faktor Penyebab Keberhasilan Enterpreneurship
Suatu keberhasilan enterpreneurship sangat tergantung pada kemampuan pribadinya menurut Zimmerer yang diterjemahkan oleh Suryana (2003:46) dalam bukunya kewirausahaan adalah, Ada visi dan tujuan yang jelas, bersedia untuk mengambil resiko uang dan waktu, berencana dan terorganisir, kerja kersa sesuai dengan tingkat kepentingannya, mengembangkan hubungan yang baik dengan pelanggan, pemasok dan karyawan

Faktor Penyebab Kegagalan Enterpreneurship
Suatu kegagalan dan keberhasilan enterpreneurship sangat tergantung pada kemampuan pribadinya menurut Zimmerer yang diterjemahkan oleh Suryana (2003:44) dalam bukunya kewirausahaan adalah sebagai berikut: Tidak kompeten dalam manajerial, kurang berpengalaman, kurang dapat mengendalikan keuangan, gagal dalam perencanaan, lokasi yang kurang memadai, kurang pengawasan peralatan, sikap yang kurang sungguh-sungguh dalam berusaha, ketidak mamapuan dalam melakukan peralihan.
http://stvp.stanford.edu/wp-content/uploads/2016/07/eCorner_Education2.jpg

Dari definisi diatas yang dikemukan oleh Zimmerer yang diterjemahkan oleh Suryana dapat dijelaskan sebagai berikut:
1.      Tidak kompeten dalam manajerial tidak kompeten atau tidak memilki kemampuan dan pengetahuan mengelola usaha penyebab faktor penyebab utama yang membuat perusahaan kurang berhasil
2.      Kurang berpengalaman baik dalam kemampuan teknik, kemampuan memvisualisasikan usaha, kemampuan mengkoordinasikan, keterampilan mengelola sumber daya manusia, maupun mengintegrasikan oprasi perusahaan
3.      Kurang dapat mengendalikan keuangan. Agar perusahaan dapat berhasil dalam faktor keuangan adalah memelihara aliran kas, mengatur pengelolaan dan pengeluaran secara cermat. Kekeliruan dalam memelihara aliran kas akan menghambat oprasional perusahaan dan mengakibatkan perusahaan tidak lancar
4.      Perencanaan merupakan suatu titik awal dari suatu kegiatan, sekali gagal dalam perencanaan maka akan mengalami kesulitan dalam pelaksanaan
5.      Lokasi usaha yang strategis merupakan faktor dalam keberhasilan suatu usaha
6.      Pengawasan erat kaitannya dengan efisiensi dan efektivitas. Kurang pengawasan dapat mengakibatkan penggunaan alat tidak efisien dan efektif
7.      Sikap yang setengah-setengah terhadap usaha akan mengakibatkan usaha yang dilakukan akan menjadi labil dan gagal
8.      Wirausaha yang kurang siap menghadapi perubahan tidak akan berhasil karena wirausaha yang berhasil selalu siap menghadapi perubahan setiap waktu 



sumber :
http://soddis.blogspot.co.id/2014/04/pengertian-ciri-ciri-entrepreneurship.html

Selasa, 15 November 2016

CARA SUKSES DAGANG UNTUK PEMULA


Untuk mendapatkan penghasilan tambahan paling mudah adalah berdagang kecil-kecilan dengan modal sedikit ataupun berhutang dari bank atau kerabat. Paling sederhana dan tidak menghabiskan waktu adalah berdagang dengan menitipkan barang dagangan kita di toko orang atau tempat umum lainnya.
Untuk memulai usaha dagang, berikut tips berdagang untuk pemula:
1.      Tentukan konsumen yang akan kita jangkau. Hal ini sangat penting, karena kalau tidak punya sasaran yang sempit kita akan bingung menentukan barang yang akan dijual.
2.      Tentukan jenis barang apa yang kira-kira laku di komunitas tertentu, sehingga usaha yang kita lakukan tidaklah sia-sia.
3.      Hitung modal yang diperlukan, kalau uang tabungan kita masih kurang untuk berdagang, kita dapat meminjam uang dari keluarga, teman atau kerabat lainnya. Kenapa tidak dengan Bank? Karena jangka waktu untuk pembayaran dari keluarga, teman atau kerabat lainnya masih bisa dikompromikan, hal ini dilakukan untuk berjaga-jaga apabila usaha dagang kita tidak lancar.
4.      Tentukan tempat berdagang dilakukan. Masalah tempat “menggelar” barang dagangan jangan pikirkan secara sempit di jaman sekarang. Sekarang ini, kita dapat menggelar barang dagangan kita di dunia maya juga, jadi jangan lupakan hal ini. Bila dibuat daftarnya kira-kira tempat berdagang yang dapat dipilih adalah: • Berjualan di rumah sendiri. Tanpa modal sewa dan gunakan peralatan-peralatan yang ada. Untuk tenaga kerja bisa minta tolong suami/istri atau sanak keluarga yang tinggal di rumah dan tidak bekerja untuk melayani pembeli. Contoh usaha yang cocok dengan tempat ini adalah rumah makan, warung, kedai jus, toko aksesoris wanita, toko baju, jualan voucher, dsb. 
sumber :
https://www.carajadikaya.com/tips-berdagang-untuk-pemula/