Tampilkan postingan dengan label #Ide. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Ide. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 13 Mei 2017

Teknik Seni Ukir dan Seni Pahat Khas Indonesia

Salah satu karya seni khas indonesia adalah seni ukir dan pahat, Alam yang kaya raya telah memberi inspirasi kepada masyarakat yang berpikir kreatif, seperti tercermin dari seni ukir yang kemudian melahirkan beragam jenis, tergantung kepada kreativitas dan daya dukung alam yang kaya. Khusus untuk seni ukir yang berbahan dasar kayu, semakin beragam karena didukung oleh alam indonesia yang memiliki hutan tropis sehingga menghasilkan kayu yang bisa dipakai sebagai bahan dasar untuk mengukir.

Berbeda dengan seni ukir modern, seni ukir yang tradisional lahir tidak saja sebagai karya seni dan tujuan untuk berkesenian, melainkan sangat terikat erat dengan berbagai persoalan yang tumbuh dan berkembang di masyarakat tradisional. Dengan demikian seni ukir tradisional ini pada awalnya bisa lahir karena untuk persembahan kepada leluhur sesuai dengan kepercayaan masing-masing.

Di Indonesia seni ukir sudah ada sejak zaman prasejarah, yaitu pada zaman batu muda. Pada zaman itu manusia sudah mengenal perkakas untuk keperluan rumah tangga serta benda-benda yang terbuat dari kayu dan gerabah. Dilihat dari jenisnya, ukiran dibagi menjadi: ukiran tembus, ukiran rendah, ukiran tinggi, dan ukiran utuh.

Sebelum kita mempelajari cara atau teknik mengukir ada beberapa hal yang perlu kita ketahui diantaranya adalah sebagai berikut.

Motif Ukir


Setiap daerah memiliki ciri khas motif ukiran. Penamaan ukiran biasanya berdasarkan tempat dari mana motif itu berasal. Misalnya, motif Pajajaran, motif Mataram, motif Majapahit, motif Bali, motif Jepara, motif Madura, motif Dayak, motif Nias, motif Pekalongan, motif Cirebon, motif Yogyakarta dan motif Surakarta. Masing-masing motif memiliki ciri khas tersendiri yang menjadi kekuatan dan kekayaan ragam hias seni ukir nusantara.

Dari berbagai macam motif tersebut ada beberapa yang memiliki persamaan, seperti motif relung, patran, ulir, benangan, cawen, pecahan, angkup, endong, simbar, trubusan, cula, sunggar, danjambul. Jenis ukiran ini memiliki kesamaan dalam bentuknya namun pada akhirnya memiliki sentuhan tersendiri sehingga tetap saja dengan mudah dapat dibedakan.

Alat Ukir


Alat untuk mengukir adalah pahatan, palu, batu asah, sikat. Untuk mengukir dengan menggunakan media batu, kayu, atau bambu memiliki jenis pahatan yang berbeda.

Berikut ini adalah jenis-jenis pahat ukir.

1.    Pahat penyiku yaitu pahat yang bagian ujung pahatnya melengkung sesuai dengan fungsinya untuk memahat bagian-bagian yang melengkung. Membuat ragam lingkaran, bulatan daun, bulatan bunga, sisi wajah manusia, menggunakan pahat penyiku ini.
2.    Pahat penyilat, yaitu pahat yang bentuknya lurus sesuai dengan fungsinya untuk mengukir bagian-bagian yang lurus. Pada seni ukir yang berasal dari suku Asmat kebanyakan menggunakan pahat penyilat, sehingga ragam pahatannya lurus dan tegak.
3.    Pahat kol, yaitu jenis pahat lengkung yang bagian ujungnya untuk membuat bentuk cekungan. Membuat cekungan harus menggunakan pahatan ini, tidak bisa dengan pahatan lain. Menimbulkan efek dua dimensi adalah dengan menggunakan pahat kol ini. Dengan demikian pada permukaan datar akan didapat kedalaman-kedalaman tertentu sesuai dengan benda atau barang yang menjadi sumber inspirasi pahatan yang terdapat di alam yang bentuknya tiga dimensi.
4.    Pahat pongot, pahat yang bentuknya menyudut ke arah kiri atau kanan, berfungsi untuk membersihkan sudut-dudut pada ukiran. Kehalusan hasil akhir ukiran sangat tergantung pada keterampilan pengukir atau pemahat menggunakan pahat pongot ini.

Teknik-teknik yang digunakan untuk mengukir kayu dari berbagai pemotongan untuk memahat. Berikut adalah beberapa teknik termudah dan paling efektif untuk membantu Anda membuat ukiran kayu.

Carving


Adalah seni chipping dan memotong pada bagian datar dari kayu untuk membuat ukiran agar tampaknya menjadi tiga dimensi. Teknik ini biasanya dilakukan dengan menggunakan alat bantu seperti pahat dan palu, pisau ukir meskipun sering digunakan untuk memperjelas detail. Dalam ukiran relief, pengrajin pahat kayu membuat gambar terlebih dahulu kemudia mulai mengukir kayu hingga tampak bagian yang timbul seperti relief.

Chip Carving


Teknik ukiran Chip biasanya digunakan pada potongan-potongan yang lebih besar dari pekerjaan seperti tunggul pohon atau kayu, dan menggunakan kapak dan pahat yang lebih besar. Teknik ini untuk membuat karya yang besar seperti patung, dan ini melibatkan proses yang rumit.

Pembakaran kayu


Pembakaran kayu adalah teknik terutama digunakan untuk menambah desain untuk finishing kayu, tetapi beberapa pemahat benar-benar menggunakan metode pembakaran untuk mengukir kayu kecil. Kayu yang dibakar akan menghitam di sekitar ukiran akhir dan memperjelas kesan sehingga tapak lebih hidup.

Mengerik


Mengerik adalah salah satu cara tertua dan paling sederhana dalam teknik memahat kayu. Teknik ini melibatkan tidak lebih dari sepotong kayu dan pisau ukir. Berlatih seni ini ternyata cukup rumit walaupun tampaknya sangat mudah, bagi pemula untuk membuat ukiran dari teknik ini dapat menghabiskan waktu setengah jam. Dalam banyak kasus, pemahat kayu yang sudah terampil dapat menggunakan pisau dengan ukuran terkecil untuk memperjelas detail dari ukirannya.



sumber :


Selasa, 09 Mei 2017

10 Ide Kreatif Kerajinan dari Bahan Kayu



Kerajinan kayu (woodcraft) bagi masyarakat Indonesia merupakan produk yang sudah lama ditekuni dan menjadi salah satu kekayaan seni kriya yang dikenal hingga ke mancanegara. Daerah-daerah seperti di Kalimantan, Jawa Tengah, Sulawesi, Bali, dan Papua memiliki jenis kerajinan kayu yang berbeda-beda sehingga makin menambah keragaman budaya negeri ini.

Kerajinan dari kayu di Indonesia sudah ada sejak zaman dahulu. Itu bisa dilihat dari berbagai peninggalan purbakala yang terbuat dari kayu. Perkembangan kerajinan kayu di Indonesia juga sangat pesat berbagai jenis kerajinan telah dihasilkan. Karena di Indonesia sangat melimpah ketersediaan bahan baku kayu, di setiap daerah mempunyai kayu-kayu yang khas dan bisa di olah menjadi barang kerajinan dengan kualitas baik. Secara umum kayu yang digunakan untuk membuat suatu kerajinan adalah kayu mahoni, kayu jati, kayu pinus, dan banyak jenis kayu yang lain. Ada juga pengrajin yang menggunakan kayu bekas atau kayu sisa yang sudah tidak dipakai untuk di jadikan berbagai produk kerajinan.

Bagi kamu yang ingin memulai membuat kerajinan dari kayu kali ini kita bakal bahas beberapa, Ide Kerajinan dari Kayu yang Unik dan Menarik. Dalam membuat kerajinan tangan dari kayu diperlukan skil dan juga ketrampilan untuk mengolah kayu, terutama ketrampilan untuk menggunakan alat-alat pendukung yang berhubungan dengan peralatan gergaji dan ukir.

Kerajinan kayu tersebut ketika ditekuni ternyata bisa menjadi sebuah usaha yang memiliki prospek menjanjikan, terutama bagi daerah yang selama ini menjadi salah satu tujuan wisata baik domestik maupun mancanegara.

Berikut beberapa kerajinan kayu yang bisa kamu jadikan referensi dalam berkarya.

1.     Kerajinan Miniatur kayu

 
Miniatur Kayu
Kerajinan kayu yang paling banyak peminat nya adalah miniatur para pengrajin di berbagai daerah memilih bahan kayu karna, tekstur keras serta mempunyai serat unik sehingga akan menghasilkan kerajinan yang unik serta memiliki nilai jual yang mahal.Beberapa miniatur yang dapat di buat diantaranya sebagai berikut.
 
2.    Furniture

Furniture Kayu

Kebanyakan funiture memang terbuat dari kayu untuk memudahkan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.tekstur nya yang kuat serta budah di bentuk menjadi alasan utama pemilihan kayu untuk di jadikan furniture oleh para pengrajin, berbagai funiture yang unik dari kayu, Salah satu contohnya adalah kerajinan dari kayu jati, bagian akarnya biasanya dimanfaatkan sebagai kursi dan meja yang unik dan elegan. Bentuk akar yang tidak beraturan akan menambah nilai eksotis dari kerajinan tersebut.

3.    Ukiran

 
Ukiran
Salah satu karya seni khas indonesia adalah seni ukir dan pahat, Alam yang kaya raya telah memberi inspirasi kepada masyarakat yang berpikir kreatif, seperti tercermin dari seni ukir yang kemudian melahirkan beragam jenis, tergantung kepada kreativitas dan daya dukung alam yang kaya. Khusus untuk seni ukir yang berbahan dasar kayu, semakin beragam karena didukung oleh alam indonesia yang memiliki hutan tropis sehingga menghasilkan kayu yang bisa dipakai sebagai bahan dasar untuk mengukir. Ukuran sendiri biasa di kombinasikan dengan berbagai furniture seperti meja,kursi,lemari dan furniture lain nya.

Di Indonesia sendiri seni ukir sudah ada sejak zaman dahulu, hal itu bisa diketahui dengan banyaknya situs purbakala yang banyak terdapat ukiran pada batu, atau bisa juga dilihat pada relief pada dinding candi.

4.    Tempat pensil

 
Tempat Pensil Kayu
Kerajinan kayu yang paling sederhana dan mudah dibuat, juga sangat cocok bagi kamu yang masih pelajar adalah tempat pensil berbagai bentuk tempat pensil bisa kamu buat seperti berikut ini.

5.    Kaca mata

 
Kacamata dari kayu
Untuk menunjang penampilan seseorang biasanya menggunakan kaca mata, farme kaca mata yang bisanya terbuat dari bahan logam, ternyata bisa juga di buat dari kayu juga loh. Rewood itu adalah sebuah brand lokal kacamata kayu asal Pegirikan (Kecamatan Talang) dan Karanganyar (Kecamatan Dukuhturi) yang terletak di wilayah Tegal, yang sudah menembus pasar menembus Amerika Serikat, Qatar, Australia, Singapura, Malaysia, Belanda, Denmark, bernama Imam Khifni.

6.    Lentera

 
Lentera Kayu
Kerajinan dari kayu yang unik selanjutnya adalah lentera salah satu pengrajin
lentera yang ada di indonesia adalah Lani Lantera asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Lani Lantera merupakan usaha kecil menengah (UKM) yang memproduksi produk kayu bekas sejak 2006 lalu.

7.    Lukisan

 
Lukisan Kayu
Siapa bilang lukisan harus selalu dengan media kuas dan kertas, di papua memiliki kebiasaan melukis mulai dari anak hingga orang dewasa di Papua semuanya dapat melukis. Tradisi melukis di atas kulit kayu sudah dimulai sejak thn 1600-an. Baca juga ulasan ini: Eksotisme papua yang tergores dalam sapuan lukisan kulit kayu
 
8.    Topeng

 
Topeng Kayu
Topeng adalah benda yang dipakai di atas wajah. Biasanya topeng dipakai untuk mengiringi musik kesenian daerah. Topeng di kesenian daerah umumnya untuk menghormati sesembahan atau memperjelas watak dalam mengiringi kesenian. Bentuk topeng bermacam-macam ada yang menggambarkan watak marah, ada yang menggambarkan lembut, dan adapula yang menggambarkan kebijaksanaan.

Topeng sendiri bisa dibuat dari bahan dasar kayu, sudah banyak pengrajin topeng yang menggunakan bahan dasar ini salah satunya parapengrajin asal Desa Bobung adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

9.    Batik Kayu

 
Batik Kayu
Pada umumnya, batik lebih di kenal luas oleh masyarakat sebuah pola atau motif yang ditorehkan ke sebuah kain, baik itu batik cap maupun batik tulis yang kesemuanya memiliki nilai seni tinggi. namun siapa sangka batik juga bisa di torehkan di media kayu, batik kayu bisa kamu jumpai di dusun Krebet, kelurahan Sendangsari, Pajangan, Bantul ini.

Mayoritas warganya memiliki profesi sebagai pengrajin batik, tetapi tidak diatas selembar kain, melainkan media yang digunakan yaitu kayu, bambu dan kulit. kerajinan kayu yang satu ini udah cukup terkenal luas hingga mancanegara juga loh, bagi yang belum tau tentang kerajinan batik kayu.

10. Lampu Hias

 
Lampu Hias
Kerajinan dari kayu yang terakhir yang bisa kamu coba dan pastinya sangat simple untuk dibuat adalah lampu hias, iya dengan motif serta teksur kayu yang khas serta dikombinasikan dengan bentuk yang unik lampu hias dari kayu mampu menciptakan atmosfer tersendiri pada ruangan yang sekaligus sebagai aksen estetis ruangan tersebut.



sumber :